LLM Glossary

Glosarium LLM / AI

84 istilah terkait AI & bahasa alami

84 hasil
IstilahDeskripsi
Large Language Model (LLM)
Dasar dari chatbot seperti ChatGPT. Makin besar paramaternya, makin kompleks kemampuannya.
Model AI yang dilatih pada data teks dalam jumlah sangat besar untuk memahami dan menghasilkan bahasa alami.
Transformer
Diperkenalkan dalam paper 'Attention Is All You Need' (2017). Menjadi fondasi hampir semua LLM modern.
Arsitektur jaringan saraf yang mengandalkan mekanisme attention untuk memproses urutan teks secara paralel.
Attention
Memungkinkan model memahami relasi antar kata meski berjauhan dalam kalimat.
Mekanisme yang memungkinkan model memberi bobot lebih pada bagian input yang relevan saat memproses konteks.
Self-Attention
Komponen inti encoder-decoder Transformer untuk menangkap dependensi internal.
Attention yang menghubungkan setiap token dengan semua token lain dalam urutan yang sama.
Multi-Head Attention
Tiap 'head' belajar fokus pada aspek hubungan yang berbeda dalam teks.
Mekanisme attention yang dijalankan beberapa kali paralel dengan representasi berbeda.
Token
'ChatGPT' bisa dipecah menjadi beberapa token. Jumlah token menentukan biaya dan batas konteks.
Unit terkecil teks yang diproses model, bisa berupa kata, sub-kata, atau karakter.
Tokenizer
Berbeda antar model (mis. BPE untuk GPT). Kata yang jarang sering dipecah jadi beberapa token.
Komponen yang memecah teks menjadi token sebelum masuk ke model, dan menyatukannya kembali saat output.
Embedding
Kata dengan makna mirip akan punya vektor yang berdekatan dalam ruang semantik.
Representasi vektor numerik dari token/kata yang menangkap makna semantis.
Context Window
Model modern punya konteks hingga jutaan token. Input di luar batas akan terpotong.
Jumlah token maksimal yang dapat diproses model dalam satu kali interaksi.
Parameter
Ukuran model dinyatakan dalam miliar parameter, mis. 7B, 70B, 405B.
Nilai numerik internal (bobot) yang dipelajari model selama pelatihan dan menentukan perilakunya.
Hidden State
Membawa informasi semantik yang terus diperbarui di tiap lapisan.
Representasi internal hasil olahan lapisan model di antara input dan output.
Positional Encoding
Transformer tidak memproses urutan secara berurutan, sehingga perlu info posisi.
Informasi posisi tiap token yang ditambahkan ke embedding agar model paham urutan kata.
Softmax
Dipakai di lapisan akhir untuk memilih token berikutnya berdasarkan probabilitas.
Fungsi yang mengubah skor mentah menjadi distribusi probabilitas yang totalnya 1.
Feed-Forward Network
Biasanya ada di tiap blok Transformer setelah mekanisme attention.
Lapisan jaringan saraf yang memproses hasil attention lewat transformasi non-linear.
Kuantisasi (Quantization)
Model terkuantisasi lebih ringan untuk disebarkan, dengan pengorbanan akurasi kecil.
Teknik mengurangi presisi angka parameter (mis. FP16 ke INT8) untuk memperkecil dan mempercepat model.
Loss Function
Target pelatihan adalah meminimalkan nilai loss ini.
Fungsi yang mengukur seberapa jauh prediksi model dari jawaban yang benar.
Mixture of Experts (MoE)
Menambah kapasitas tanpa melipatgandakan biaya komputasi tiap token.
Arsitektur yang membagi model menjadi banyak sub-model 'ahli' dan hanya mengaktifkan sebagian saat inferensi.
Latent Space
Pergerakan di ruang ini mendasari manipulasi makna seperti analogi kata.
Ruang representasi tersembunyi tempat model menyimpan makna abstrak dari data.
Neural Network
Landasan dari semua pendekatan deep learning termasuk LLM.
Model komputasi terinspirasi otak yang terdiri dari lapisan neuron untuk mengenali pola data.
Pre-training
Menghasilkan model dasar yang kemudian disempurnakan untuk tugas spesifik.
Tahap awal melatih model pada data teks massal (mis. dari internet) untuk memahami bahasa.
Fine-tuning
Cara paling umum menyesuaikan LLM generik agar paham gaya atau topik tertentu.
Pelatihan lanjutan pada model yang sudah dilatih, menggunakan data spesifik suatu tugas/domain.
Supervised Fine-Tuning (SFT)
Tahap yang membuat model bisa mengikuti instruksi dengan baik.
Fine-tuning menggunakan pasangan instruksi–jawaban yang diberi label manusia.
Reinforcement Learning from Human Feedback (RLHF)
Kunci di balik perilaku ChatGPT yang ramah dan aman.
Teknik menyelaraskan model dengan preferensi manusia lewat reward dari penilai.
LoRA
Sangat hemat memori; cocok untuk menyesuaikan model besar tanpa GPU mahal.
Metode fine-tuning efisien yang hanya memperbarui sebagian kecil parameter tambahan.
QLoRA
Memungkinkan fine-tuning model 70B pada hardware konsumen.
Varian LoRA yang menggabungkan kuantisasi agar bisa fine-tuning model sangat besar di satu GPU.
Instruction Tuning
Membuat model berperilaku seperti asisten, bukan sekadar menyelesaikan teks.
Melatih model dengan banyak contoh instruksi agar mampu merespons perintah dengan tepat.
Epoch
Terlalu banyak epoch bisa menyebabkan overfitting.
Satu kali proses melewatkan seluruh dataset pelatihan melalui model.
Batch
Ukuran batch memengaruhi stabilitas dan kecepatan pelatihan.
Kelompok sampel data yang diproses model sekaligus dalam satu langkah pembaruan.
Learning Rate
Terlalu besar membuat model tidak stabil; terlalu kecil membuat pelatihan lambat.
Parameter yang menentukan seberapa besar penyesuaian bobot di tiap langkah pelatihan.
Gradient Descent
Backpropagation menghitung gradien yang dipakai algoritma ini.
Algoritma optimasi yang meminimalkan loss dengan bergerak menurun mengikuti gradien.
Backpropagation
Bekerja mundur dari output ke input untuk memperbarui bobot.
Metode menghitung gradien loss terhadap semua parameter lewat aturan rantai.
Overfitting
Ditandai akurasi tinggi di training tapi buruk di data validasi.
Kondisi model menghafal data pelatihan sehingga gagal pada data baru.
Dataset
Kualitas dan keberagaman dataset sangat menentukan performa model.
Kumpulan data (teks, gambar, pasangan instruksi) yang dipakai untuk melatih atau menguji model.
Foundation Model
Menjadi basis untuk fine-tuning berbagai aplikasi turunan.
Model berskala besar yang dilatih umum dan bisa disesuaikan untuk banyak tugas.
Data Augmentation
Membantu model lebih umum dan mengurangi overfitting.
Membuat variasi data pelatihan tambahan (mis. parafrase) untuk memperkaya model.
Inference
Yang terjadi saat Anda meminta jawaban pada chatbot.
Proses model menghasilkan output/prediksi setelah tahap pelatihan selesai.
Sampling
Menghasilkan variasi output; diatur oleh temperature dan top-p.
Memilih token berikutnya secara acak berdasarkan distribusi probabilitas model.
Greedy Decoding
Deterministik dan cepat, tapi bisa menghasilkan teks berulang.
Strategi memilih token dengan probabilitas tertinggi di setiap langkah.
Beam Search
Sering dipakai untuk tugas generasi terstruktur seperti terjemahan.
Menjelajahi beberapa kandidat urutan terbaik sekaligus untuk menemukan output lebih optimal.
Hallucination
Risiko utama LLM; mitigasi dengan grounding, RAG, dan verifikasi.
Kondisi model menghasilkan informasi yang tampak meyakinkan tapi tidak benar/berbeda dari fakta.
Streaming
Memberi pengalaman mengetik seperti ChatGPT saat menjawab.
Model mengirimkan output token demi token secara real-time, bukan menunggu selesai.
Token Limit
Berbeda dengan context window; output panjang bisa terpotong saat limit tercapai.
Batas jumlah token yang bisa diproses atau dihasilkan model dalam sekali panggilan.
Repetition Penalty
Bermanfaat untuk teks panjang yang cenderung mengulang frasa.
Menekan token yang sudah sering muncul agar output tidak berulang.
Seed
Seed sama + parameter sama menghasilkan output identik (berguna untuk debugging).
Nilai awal untuk generator acak agar hasil sampling konsisten bila diulang.
GPT
GPT pertama melahirkan tren ChatGPT dan percepatan LLM secara umum.
Keluarga model 'Generative Pre-trained Transformer' buatan OpenAI.
ChatGPT
Tersedia versi gratis dan berbayar; menjadi referensi utama asisten AI.
Produk chatbot dari OpenAI yang dibangun di atas model GPT.
Retrieval-Augmented Generation (RAG)
Dipakai agar jawaban grounded pada dokumen/DB perusahaan dan mengurangi halusinasi.
Arsitektur yang menggabungkan pencarian data eksternal dengan kemampuan generatif LLM.
Agent
Bisa memakai tool, memanggil API, atau mengambil keputusan bertahap untuk mencapai tujuan.
Sistem AI yang dapat merencanakan dan menjalankan serangkaian tugas secara otonom.
Multimodal
Memungkinkan fitur seperti analisis foto langsung di chatbot.
Model yang mampu memproses lebih dari satu jenis input, mis. teks, gambar, dan audio.
Embedding Model
Outputnya disimpan di vector database untuk dipecampurkan dengan LLM (RAG).
Model khusus yang mengubah teks menjadi vektor untuk pencarian semantik.
Vector Database
Kunci implementasi RAG dan pencarian dokumen berbasis makna.
Basis data yang menyimpan dan mencari vektor embedding berdasarkan kemiripan.
Semantic Search
Memakai vektor embedding sehingga sinonim/konteks tetap tertangkap.
Pencarian berdasarkan makna, bukan kata kunci literal.
Text-to-Image
Contoh: DALL·E, Stable Diffusion, Midjourney.
Model yang menghasilkan gambar dari deskripsi teks (prompt).
Chain-of-Thought (CoT)
Meningkatkan akurasi soal logika dan matematika.
Teknik meminta model bernalar langkah demi langkah sebelum memberikan jawaban akhir.
Foundation Model
Umumnya dapat digunakan ulang dan disesuaikan (fine-tune) untuk banyak tugas.
Model besar yang dilatih umum dan jadi dasar berbagai aplikasi turunan.
Open-Source Model
Contoh: Llama, Mistral, Qwen, Gemma. Bebas biaya API.
Model dengan bobot yang dirilis terbuka sehingga bisa diunduh dan dieksekusi sendiri.
Closed Model
Contoh: GPT-4o, Claude. Dioper vendor dengan kendali atas penggunaan.
Model yang hanya diakses lewat API dan bobotnya tidak dipublikasikan.
Temperature 0
Berguna untuk tugas coding dan ekstraksi data yang deterministik.
Pengaturan yang membuat output hampir selalu sama untuk input yang sama.
Prompt
Kualitas prompt sangat menentukan kualitas jawaban.
Teks instruksi atau pertanyaan yang diberikan pengguna kepada model.
System Prompt
Biasanya disembunyikan dari pengguna dan tidak boleh diubah lewat percakapan.
Instruksi tingkat sistem yang mengatur kepribadian dan aturan model secara global.
User Prompt
Bisa disisipi konteks tambahan untuk memperbaiki respons.
Instruksi/pertanyaan yang dikirim pengguna pada tiap giliran percakapan.
Prompt Engineering
Mencakup pemilihan kata, struktur, contoh, dan batasan.
Seni merancang instruksi agar model menghasilkan output yang diinginkan.
Few-shot Prompting
Membantu model mengikuti pola tanpa perlu fine-tuning.
Memberi beberapa contoh (demonstrasi) di dalam prompt sebelum meminta output.
Zero-shot Prompting
Sesuai untuk model modern yang sudah paham instruksi umum.
Meminta output tanpa menyertakan contoh sama sekali.
One-shot Prompting
Jembatan antara zero-shot dan few-shot.
Memberikan tepat satu contoh sebelum meminta output.
Chain-of-Thought Prompting
Efektif untuk soal logika, matematika, dan analisis.
Meminta model berpikir langkah demi langkah agar penalaran lebih akurat.
Role Prompting
Membentuk nada dan gaya jawaban sesuai persona.
Menetapkan peran/model persona pada model, mis. 'kamu seorang konsultan keuangan'.
Negative Prompt
Umum di text-to-image, tapi juga dipakai di prompt teks.
Menyebutkan hal-hal yang TIDAK boleh dilakukan/dimasukkan dalam output.
Delimiter
Mengurangi risiko prompt injection dari data pengguna.
Penanda (mis. tanda kutip, tag XML) untuk memisahkan bagian instruksi dari data input.
Prompt Injection
Validasi dan delimiter membantu memitigasi serangan ini.
Serangan dengan menyisipkan instruksi berbahaya ke dalam input agar model melanggar aturan.
Jailbreak
Biasanya lewat skenario role-play, encoding, atau dalih hipotetis.
Teknik memanipulasi prompt untuk menghindari kerangka keselamatan model.
Perplexity
Umum dipakai untuk mengukur kualitas language model.
Metrik seberapa 'terkejut' model saat memprediksi teks; makin kecil makin baik.
Benchmark
Contoh: MMLU, HellaSwag, GSM8K untuk penalaran dan pengetahuan.
Sekumpulan tugas standar untuk mengukur kemampuan model secara objektif.
BLEU
Umum untuk evaluasi terjemahan mesin.
Metrik kesamaan n-gram antara output model dan terjemahan rujukan.
ROUGE
Cocok untuk tugas summarization.
Metrik untuk mengukur kualitas ringkasan dengan membandingkan kata-kata bersama rujukan.
Accuracy
Mudah dipahami, tapi kurang informatif untuk tugas terbuka.
Proporsi jawaban benar dari total pertanyaan yang diujikan.
Bias
Berasal dari data pelatihan; harus diaudit dan dikurangi.
Kecenderungan model menghasilkan output yang tidak adil atau stereotip terhadap kelompok tertentu.
Alignment
Diraih lewat RLHF, safety training, dan evaluasi berkelanjutan.
Proses memastikan perilaku model sejalan dengan niat dan nilai manusia.
Grounding
Kunci mereduksi halusinasi, mis. lewat RAG.
Mengaitkan jawaban model dengan sumber/fakta yang bisa diverifikasi.
Guardrail
Berupa filter input/output, autentikasi, dan aturan domain.
Lapisan kontrol yang membatasi apa yang boleh atau tidak boleh dilakukan model.
Moderation
Biasanya diterapkan sebelum respons sampai ke pengguna.
Filtrasi konten untuk memblokir/peringatan output yang berbahaya atau tidak pantas.
Red Teaming
Dilakukan oleh tim/penyusup yang sengaja mencoba membobol model.
Pengujian adversarial untuk menemukan celah keamanan dan perilaku tak diinginkan model.
Model Card
Etika bawaan dari publishing model agar penggunanya paham risiko.
Dokumen yang mendeskripsikan detail, kemampuan, dan batasan sebuah model.
Explainability
Penting di domain berisiko tinggi seperti kesehatan dan keuangan.
Tingkat kemampuan menjelaskan mengapa model mengambil keputusan tertentu.
ArsitekturPelatihanInferensiModel & ProdukPromptEvaluasi & Etika
mode: MARKET REGULER, build version: 36782ab, last update: Aug 19, 2026, 03:33:24 AM UTC, DYOR! Disclaimer ON!